Langsung ke konten utama

Khutbah jumat terbaru

 السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
اَلْحَمْدُ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ، اَلَّذِى خَلَقَ اْلإِنْسَانَ خَلِيْفَةً فِي اْلأَرْضِ وَ جَعَلَ كُلَّ شَيْئٍ إِعْتِبَارًا لِّلْمُتَّقِيْنَ. أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، الملك الحق المبين.وَأَشْهَدُ أَنَّ سيدنا مُحَمَّدًاعَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ النبي الكريم.اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمـَّدٍ سَيِّدِ الْمُرْسَلِيْنَ وَأَفْضلِ اْلأَنْبِيَاءِ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَاِبه أَجْمَعِيْنَ أَمَّا بَعْدُ، فَيَاأَيُّهَا الْمُسْلِمُوْنَ، اِتَّقُوْااللهَ حَقَّ تُقَاتِه وَلاَتَمُوْتُنَّ إِلاَّ وَأَنـْتُمْ مُسْلِمُوْنَ فَقَدْ قَالَ اللهُ تَعَالىَ فِي كِتَابِهِ الْكَرِيْمِ: وَاعْتَصِمُوا بِحَبْلِ اللهِ جَمِيعًا وَلاَ تَفَرَّقُوا وَاذْكُرُوا نِعْمَتَ اللهِ عَلَيْكُمْ إِذْ كُنتُمْ أَعْدَآءً فَأَلَّفَ بَيْنَ قُلُوبِكُمْ فَأَصْبَحْتُم بِنِعْمَتِهِ إِخْوَانًا
Muqoddimah(wasiat taqwa)……
Hadirin sidang jum’ah, Rohimakumulloh…
Islam hadir di bumi dengan membawa penekanan pada prinsip tauhid sebagai pegangan utama hidup. Ia menjadi tonggak dari keseluruhan sikap manusia, khususnya umat Islam, dalam menjalani tidak hanya ibadah tapi juga muamalah (hubungan sosial). Tentang muamalah, tauhid mengajarkan pengesaan mutlak kepada Allah dan pengakuan bahwa hanya Allah yang mahaagung dan mahasempurna. Dari sini kita temukan kaitan yang sangat dekat antara prinsip ketuhanan dan kemanusiaan. Sebab, tauhid secara tidak langsung meniscayakan adanya kesetaraan bagi manusia karena derajat dan kelas paling tinggi hanya milik Allah.
Karena itu, tidak ada satu pun yang berhak mengklaim diri memiliki derajat lebih mulia hanya karena berasal dari ras atau suku tertentu. Klaim semacam itu pernah dilakukan iblis pada awal penciptaan manusia, dan akhirnya iblis terhempas dari surga dan menjadi makhluk terkutuk selama-lamanya, karena menolak patuh kepada Alloh dengan mengklaim dirinya masih lebih baik dibandingkan Adam AS.

Hadirin sidang jum’ah, Rohimakumulloh…
Manusia dan kemanusiaan menjadi perhatian yang serius dalam Islam. Ketika Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam pertama kali mensyiarkan agama ini, kondisi negeri Arab sedang dirundung kebejatan moral dan pelecehan nilai-nilai kemanusiaan yang parah. Untuk itulah beliau diutus dengan tujuan menyempurnakan akhlak.
Perhatian Islam terhadap manusia dan kemanusiaan, Al-Qur’an Surat al-Isra’ ayat 70 menyebut, “walaqad karramnâ banî âdam (dan telah Kami muliakan anak cucu Adam/manusia). Ayat menggunakan redaksi karramnâ (Kami [Allah] memuliakan) yang berarti bahwa manusia mulia bukan saja karena ada manusia lain yang memuliakan tapi memang Allahlah yang memuliakannya.
Tapi terkadang manusia sendiri tidak mau memanusiakan dirinya sendiri,dengan menjerumuskan dirinya sendiri melakukan perbuatan dosa, melakukan perbuatan yg melanggar peraturan Agama, melanggar norma masyarakat dan perbuatan buruk lainnya.na’udzubillah…
Hadirin sidang jum’ah, Rohimakumulloh…
Pesan kemanusiaan lain juga sangat jelas disampaikan Rasulullah dalam haji wada’ pada tahun ke-10 hijriah.

يَا أَيُّهَا النَّاسُ أَلاَ إِنَّ رَبَّكُمْ وَاحِدٌ وَإِنَّ أَبَاكُمْ وَاحِدٌ أَلاَ لاَ فَضْلَ لِعَرَبِيٍّ عَلَى أَعْجَمِيٍّ وَلاَلِعَجَمِيٍّ عَلَى عَرَبِيٍّ وَلاَ لِأَحْمَرَ عَلَى أَسْوَدَ وَلاَ أَسْوَدَ عَلَى أَحْمَرَ إِلاَّ بِالتَّقْوَى. رواه أحمد والبيهقي والهيثمي

"Wahai manusia, ingatlah, sesungguhnya Tuhanmu adalah satu, dan nenek moyangmu juga satu. Tidak ada kelebihan bangsa Arab terhadap bangsa lain. Tidak ada kelebihan bangsa lain terhadap bangsa Arab. Tidak ada kelebihan orang yang berkulit merah terhadap orang yang berkulit hitam. Tidak ada kelebihan orang yang berkulit hitam terhadap yang berkulit merah. Kecuali dengan taqwanya.." (HR. Ahmad, al-Baihaqi, dan al-Haitsami).
Pidato Rasulullah tersebut pengandung pesan yang mendalam atas nilai-nilai kemanusiaan. Beliau memulainya dengan seruan “yâ ayyuhan nâs” (wahai manusia). Rasulullah tentu tahu bahwa pada momen haji wada’ mayoritas—bahkan mungkin semuanya—yang ada di hadapan beliau adalah orang mukmin. Tapi Nabi tidak menggunakan redaksi “yâ ayyuhal ladzîna âmanû” (wahai orang-orang beriman). Hal ini menandakan bahwa substansi ajaran yang beliau pidatokan bersifat universal, berlaku untuk seluruh manusia. 
Hadits Nabi tersebut menegaskan kembali tentang prinsip tauhid, juga tentang muasal bapak yang satu (yakni Nabi Adam), baru disusul peringatan tentang prinsip kesetaraan manusia. Lagi-lagi ini meneguhkan logika yang di awal tadi disampaikan bahwa berangkat dari tauhid, pengakuan terhadap kesetaraan manusia muncul. Manusia bersumber dari satu leluhur yang dimuliakan Allah sehingga tidak boleh seorang pun membuat klaim keistimewaan bangsanya, rasnya, bentuk fisiknya, asal daerahnya, dibandingkan orang lain. Soal derajat kemuliaan, Islam memberi kriteria khusus, yaitu takwa. Artinya, segenap prestise manusia diukur oleh dan dikembalikan kepada Allah subhanahu wata’ala.

Hal ini juga senada dengan seruan lain dalam Al-Qur’an:

يَاأَيُّهَا النَّاسُ إِنَّا خَلَقْنَاكُمْ مِنْ ذَكَرٍ وَأُنْثَى وَجَعَلْنَاكُمْ شُعُوبًا وَقَبَائِلَ لِتَعَارَفُوا إِنَّ أَكْرَمَكُمْ عِنْدَ اللهِ أَتْقَاكُمْ

"Wahai manusia sesungguhnya Kami menciptakan kamu sekalian dari seorang pria dan seorang wanita dan kami menjadikan kamu berbagai bangsa dan suku, agar kamu saling kenal mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantaramu di sisi Allah ialah orang yang paling bertaqwa". (Q.S. al-Hujarat:13).

Mari kita selalu panjatkan doa agar kita tetap menjadi manusia yang berbudi luhur, manusia yang menghormati kemanusiaan dirinya dan orang lain, dan manusia yang berserah diri kepada Allah. Semoga Allah selalu membimbing kita semua untuk tetap dalam jalan keridhaan-Nya.
Baca ayat  alqur’an…
برك الله لى ولكم في القرأن العظيم.
ونفعنا وايكم بما فيه من الآيات وذكر الحكيم.
 وقل رب اغفر وارحم وأنت خيرالراحمين.

الحمد لله على احسانه والشكرله على توفيقه . اشهد ان لااله الاالله وحده لاشريك له . واشهد ان سيدنا محمدا عبده ورسوله الداعى الى رضوانه.اللهم صلى وسلم على سيدنا محمد وعلى آله واصحابه وسلم تسليما كثيرا.
 اما بعد, فياأيها الناس اتقوا الله فيما امر وانتهوا عمّا نهى. واعلموا أن الله أمركم بدأ بنفسه وثنى بملائكة قدسه. فقال تعالى ولم يزل قائلا عليما, ان الله وملائكته يصلون على النبي ياأيها الذين أمنوا صلوا عليه وسلموا تسليما, اللهم صلى وسلم على سيدنا محمد وعلى آل سيدنا محمد وعلى أنبيائك ورسلك وملائكة المقربين وارض الله عن الخلفاء الراشدين سادتنا ابى بكر وعمر وعثمان وعلى رضى الله عنهم وعن سائر اصحابه اجمعين وارحمنا معهم برحمتك ياأرحم الراحمين.
 اللهم اغفر للمسلمين والمسلمات والمؤمنين والمؤمنات الأحياء منهم والأموات انك قريب مجيب الدعوات ياقاضي الحاجات. اللهم ادفع عنا البلاء والغلاء والوباء والفخشاء والمنكرماظهر منها وما بطن من بلدنا هذا خاصة وعن سائربلاد المسلمين عامة انك على كل شيئ قدير.ربن هب لنا من ازواجنا.....ربنا آتنا في الدنيا حسنة وفي الآخرة حسنة وقنا عذاب النار.
عباد الله ان الله يأمر بالعدل والإحسان وائيتاء ذى القربى وينهى عن الفخشاء والمنكروالبغى يعدكم لعلكم تذكرون فاذكر الله العظيم يذكركم واسألوه من فضله يعطيكم ولذكر الله اكبر.


Komentar